Rabu, Februari 8, 2023
spot_img

Keutamaan Tasbih

Keutamaan Tasbih

Kalimat Subhanallah yang merupakan salah satu diantara empat kalimat agung itu memiliki keutamaan yang besar. Ia termasuk dzikir paling agung yang dapat mendekatkan diri kepada Allah, dan termasuk ibadah  paling utama yang menyampaikan seseorang kepadanya.

Lafadz Tasbih telah disebutkan dalam AlQuran lebih dari 80 kali, dengan penyampaian yang  berbeda-beda dan cara yang bermacam-macam. Terkadang ia disebutkan dalam bentuk perintah seperti firmannya;

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ ذِكۡرٗا كَثِيرٗا وَسَبِّحُوهُ بُكۡرَةٗ وَأَصِيلًا 

Artinya; Wahai orang orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang banyak, dan bertasbihlah kepadanya pagi dan petang. (Al Ahzab: 41-42)

Terkadang dalam bentuk kata kerja lampau, seperti firmannya;

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۖ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ 

Artinya; Telah bertasbih kepada Allah, apa apa yang dilangit dan di bumi , dan dia Maha perkasa lagi Maha Bijaksana. (Al Hasyr: 1)

Terkadang pula menggunakan kata kerja dalam bentuk sekarang dan akan datang, seperti firman Allah;

يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِ ٱلۡمَلِكِ ٱلۡقُدُّوسِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَكِيمِ 

Artinya; Sedang bertasbih kepada Allah , apa-apa yang di langit dan di bumi, Allah yang Maha Raja, Maha Suci, Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana. (Al jumuah:1).

Terkadang pula menggunakan bentuk masdar, seperti firmannya;

سُبۡحَٰنَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلۡعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَٰمٌ عَلَى ٱلۡمُرۡسَلِينَ وَٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ 

Artinya; Maha Suci Rabbmu pemilik kemuliaan dari apa yang mereka sifatkan. Salam sejahtera atas para utusan. Dan segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. (ash shafat; 180-182).

Sebagian ahli ilmu berkata; tasbih disebutkan dalam Al-Quran sekitar 30 jenis. 6 diantaranya tasbih para malaikat, 9 tasbih nabi kita Muhammad ﷺ, 4 untuk selainnya diantara para Nabi, 3 tasbih hewan dan benda mati, 3 tasbih orang orang mukmin secara khusus , dan 6 tasbih dari semua makhluk yang ada.

Adapun untuk para malaikat di antaranya firman Allah ﷻ ;

ٱلَّذِينَ يَحۡمِلُونَ ٱلۡعَرۡشَ وَمَنۡ حَوۡلَهُۥ يُسَبِّحُونَ بِحَمۡدِ رَبِّهِمۡ وَيُؤۡمِنُونَ بِهِۦ وَيَسۡتَغۡفِرُونَ لِلَّذِينَ ءَامَنُواْۖ

Artinya; Mereka yang membawa arsy dan yang disekitarnya, mereka bertasbih memuji Rabb mereka , beriman kepadanya, dan memohonkan ampunan untuk orang orang beriman. (Ghafir:7).

Adapun untuk Nabi kita , diantaranya adalah firman Allah;

فَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ وَكُن مِّنَ ٱلسَّٰجِدِينَ وَٱعۡبُدۡ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأۡتِيَكَ ٱلۡيَقِينُ 

Artinya; Bertasbihlah memuji Rabbmu dan jadilah termasuk mereka yang bersujud. Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu Al-yaqin (kematian). (Al Hijr: 98-99).

Adapun untuk orang orang beriman, maka ia adalah firman Allah;

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ ذِكۡرٗا كَثِيرٗا وَسَبِّحُوهُ بُكۡرَةٗ وَأَصِيلًا 

Artinya; Wahai orang orang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang banyak, dan bertasbihlah kepadanya pagi dan petang. (Al Ahzab: 41-42).

Adapun yang berkenaan dengan hewan dan benda-benda mati, diantaranya firman Allah;

تُسَبِّحُ لَهُ ٱلسَّمَٰوَٰتُ ٱلسَّبۡعُ وَٱلۡأَرۡضُ وَمَن فِيهِنَّۚ وَإِن مِّن شَيۡءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمۡدِهِۦ وَلَٰكِن لَّا تَفۡقَهُونَ تَسۡبِيحَهُمۡۚ إِنَّهُۥ كَانَ حَلِيمًا غَفُورٗا 

Artinya; Bertasbih untuk-Nya langit yang tujuh dan bumi serta siapa yang ada padanya, dan tidak ada sesuatu pun melaikan  bertasbih memuji-Nya, akan tetapi kamu tidak memahami tasbih mereka, sungguh dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.(Al Israa: 44).

Sedangkan yang untuk makluk secara umum, diantaranya adalah firman Allah;

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۖ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ 

Artinya; Telah bertasbih kepada Allah, apa apa yang dilangit dan di bumi , dan dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Al hasyr: 1)

Allah telah menyebutkan lafadz Subhanallah (Maha Suci Allah) dalam Al-Quran di 25 tempat, masing masing darinya mencakup penetapan suatu sifat diantara sifat-sifat pujian, atau penafian suatu sifat diantara sifat-sifat celaan. Diantaranya firman Allah;

وَقَالُواْ ٱتَّخَذَ ٱللَّهُ وَلَدٗاۗ سُبۡحَٰنَهُۥۖ بَل لَّهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ كُلّٞ لَّهُۥ قَٰنِتُونَ 

Artinya; Mereka berkata Allah memiliki anak, Maha Suci Allah ( dari sifat memiliki anak), bahkan miliknya apa yang dilangit dan di bumi, semuanya tunduk kepada-Nya. (Al Baqoroh: 116).

Sunguh nash-nash Al Quran yang mulia ini dan yang semakna dengannya dalam kitab Allah, merupakan petunjuk paling jelas tentang agungnya keutamaan tasbih, kebesaran urusannya dalam agama, dan termasuk dzikir-dzikir yang di syariatkan yang paling mulia, serta termasuk yang paling bermanfaat di antara ibadah-ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah. Maha Suci bagi Dzat yang telah melimpahkan nikmat kepada hamba-hamba-Nya, menuliskan rahmat atas diri-Nya, Maha Suci dan segala puji untuk-Nya sebanyak ciptaan-Nya, sebesar keridhaan diri-Nya, seberat timbangan arsy-Nya, dan sejumlah kalimat kalimat-Nya.

(tulisan ini ringkasan dari buku Fiqih Do`a dan Dzikir karya Syaikh Abdurrazaq hafidzahullah)

وصلى الله على نبينا محمد وعلى اله وسلم

Faisal Mista,

Cianjur, Komp.Masjid Al-Bayaan

ARTIKEL TERKAIT

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

PALING POPULER