Rabu, Januari 25, 2023
spot_img
BerandaPenjelasan Asmaul HusnaAl-Hamid (Yang Maha Terpuji)

Al-Hamid (Yang Maha Terpuji)

Al-Hamid (Yang Maha Terpuji)

Seorang ahli mekanik yang berhasil membuat alat canggih dipuji karena kepintarannya…

Seorang atlit lari 100m hanya dengan waktu 9 detik dipuji krnkekuatannya….

Seorang raja yg mampu mensejahterakan rakyat nya dipuji karena kekuasaan dan kebijaksanaannya….

Pemandangan yang indah dari gunung pohon dan lautan dipuji karena kecantikannya….

Sodaraku….. Semua itu dipuji hanya karena satu atau dua kelebihan yang dikaruniakan kpd mereka.

Lalu bagaimana bila ada Zat Yang Maha Sempurna semua sifat dan perbuatan-Nya?..

Zat Yang Maha Mencipta dan memberi segala karunia kepada semua itu.

Dengan karunia-Nya manusia pun dipuji oleh yang lainnya. Tanpa karunia dan kehendak-Nya tidak mungkin ada pujian.

Karena itu Dialah Allah Al-Hamid Yang Maha Terpuji. Dia saja yang pantas memiliki semua pujian. Karena segala kebaikan, keindahan, kekuatan, pengetahuan dan segala kebijaksanaan bersumber dari-Nya.

Allah berfirman tentang nama-Nya Al-Hamid…

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Artinya: “Kenalilah oleh kalian sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. 

(QS. Al-Baqarah: 269)

Sodaraku… ayat diatas menetapkan salah satu Nama Allah yaitu Al-Hamid. Dan dengan ayat diatas Allah memerintahkan kita untuk mengenal Asmaul Husna-Nya dalam firman-Nya “واعملوا” (ketahuilah!).

Imam Ibnu Jarir rahimahullah menjelaskan makna Allah Al-Hamid, yaitu;

بقوله: “حميد” أنه محمود عند خلقه بما أولاهم من نعمه، وبسط لهم منفضله

تفسير الطبري : ٣/٥٨

“Al-Hamid maksudnya adalah Dia Allah dipuji-puji oleh makhluk-Nya atas segala pemberian nikmat-Nya dan luasnya karunia-Nya kepada mereka.” 

(Lihat: tafsir At-Thobary, 3/58).

Imam Ibnu Katsir rahimahullah memaknai Nama Allah Al-Hamid dengan makna;

(وهو “الحميد” أي: المحمود في جميع أفعاله وأقواله، وشرعه وقدره لا إله إلاهو ولا رب سواه)

((تفسير ابن كثير)) (1/321)

“Yang Maha dipuji pada semua firman-Nya, perbuatan-Nya, syariat-Nya dan takdir-Nya yang tidak ada Tuhan berhak disembah kecuali Dia dan tidak ada Rabb selainNya”.

(lihat: tafsir Ibnu katsir, 1/321).

Sodaraku yang dirahmati Allah… 

Beribadah lah kepada Allah Al-Hamid yaitu dengan cara banyak memuji Allah, baik pujian hati dengan mengakui semua nikmat dan karunia murni dari Allah, pujian lisan dengan banyak berzikir kepada-Nya dan pujian anggota badan dengan mentaati segala perintah-Nya.

Sodaraku Perhatikanlah….

Al-Qur’an dimulai dengan pujian kepada Allah dalam surat Alfatihah… 

Sholat pun dimulai dengan pujian kepada Allah dengan doa-doa pembuka (istiftah)…

seperti pujian Umar bin Khattab ketika doa istiftah dengan doa;

سُبحانك اللهم وبحمدك، وتبارك اسُمك، وتعالى جدُّك، ولا إله غيرك

 (رواه مسلم).

Rasulullah ﷺ ketika tahajjud, setelah bertakbir ihrom beliau memuji-muji Allah dengan pujian penuh keimanan dan pengakuan serta ketundukkan kepada Allah, beliau membaca;

اللهمَّ لكَ الحمدُ أنت ربُّ السَّموات والأرض وما فيهن، ولك الحمدُ أنت نورُالسَّموات والأرض وما فيهن، ولكَ الحمدُ أنت قيُّوم السَّموات والأرض ومافيهن، أنت الحقُّ، وقولك الحقُّ، ووعدُك الحقُّ، والجنة حقّ، والنار حقّ،والنبيُّون حقّ، ومحمد حقّ….. (رواه البخاري). 

Sodaraku….. 

Mintalah segala kebutuhan kita hanya kepada Allah Al-Hamid.

Dalam tasyahud kita membaca sholawat ibrahimiyyah yang ditutup dengan menyebut Nama Allah Al-Hamid.

“إنك حميد مجيد”

Setelah itu kita disunnahkan banyak berdoa sebelum ditutup dengan salam.

Sodaraku…. 

Ketahuilah ternyata salah satu sebab mudah dan cepatnya dikabulkan do’a adalah dengan memuja-muji Allah Al-Hamid. Karena lafadz “الحمد لله” atau disebut kalimat “tahmid” merupakan salah satu kalimat yang dicintai Allah Al-Hamid. 

Faisal Mista.

و صلي الله وسلم على نبينا محمد

سبحانك اللهم و بحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

PALING POPULER