Senin, Juni 27, 2022
spot_img
BerandaFaedah Asmaul HusnaPengaruh Asma’ul Husna dalam Ibadah Syariat Jilbab

Pengaruh Asma’ul Husna dalam Ibadah Syariat Jilbab

Allah Ta’ala berfirman:

وَقُلْ لِّـلْمُؤْمِنٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ اَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوْجَهُنَّ وَلَا يُبْدِيْنَ زِيْنَتَهُنَّ اِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَـضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلٰى جُيُوْبِهِنَّ ۖ  وَلَا يُبْدِيْنَ زِيْنَتَهُنَّ اِلَّا لِبُعُوْلَتِهِنَّ اَوْ اٰبَآئِهِنَّ اَوْ اٰبَآءِ بُعُوْلَتِهِنَّ اَوْ اَبْنَآئِهِنَّ اَوْ اَبْنَآءِ بُعُوْلَتِهِنَّ اَوْ اِخْوَانِهِنَّ اَوْ بَنِيْۤ اِخْوَانِهِنَّ اَوْ بَنِيْۤ اَخَوٰتِهِنَّ اَوْ نِسَآئِهِنَّ اَوْ مَا مَلَـكَتْ اَيْمَانُهُنَّ اَوِ التّٰبِعِيْنَ غَيْرِ اُولِى الْاِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ اَوِ الطِّفْلِ الَّذِيْنَ لَمْ يَظْهَرُوْا عَلٰى عَوْرٰتِ النِّسَآءِ ۖ  وَلَا يَضْرِبْنَ بِاَرْجُلِهِنَّ لِيُـعْلَمَ مَا يُخْفِيْنَ مِنْ زِيْنَتِهِنَّ   ۗ  وَتُوْبُوْۤا اِلَى اللّٰهِ جَمِيْعًا اَيُّهَ الْمُؤْمِنُوْنَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

“Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka mengentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.”

[QS. An-Nur: Ayat 31]

1. Al-Quddus, Maha Suci dan Maha Mensucikan para hamba-Nya yang menjaga pandangan dan memakai jilbab.

2. At-Tawwab, Maha Menerima Taubat para hamba-Nya yang memakai jilbab yang syar’i.

يٰۤـاَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِّاَزْوَاجِكَ وَبَنٰتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِيْنَ يُدْنِيْنَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيْبِهِنَّ   ۗ  ذٰ لِكَ اَدْنٰٓى اَنْ يُّعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ   ۗ  وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

[QS. Al-Ahzab : Ayat 59]

3. As-Sittir, Maha Menutup Aib dan Aurat para hamba-Nya yang memakai jibab syar’i

4. Al-Hafizh, Maha Menjaga para hamba-Nya, sehingga tidak di ganggu.

5. Allah / Al-Illah, syariat jilbab adalah ibadah kepada Allah.

6. Al-Ghafur, Maha Mengampuni Dosa-dosa para hamba-Nya yang berjilbab syar’i.

7. Ar-Rahiim, Maha Menyayangi khusus kepada para hamba yang mukminat dan berjilbab syar’i.

Semua ini adalah bukti nyata  karunia Allah dan pengaruh dari Asmaul Husna-Nya, dalam syariat jilbab.

Saudariku….

Kenalilah Asmaul Husna-Nya dalam setiap ibadah kita di dalam ayat-ayat Al-Qur’an.

Karena hakikatnya kita di beri akal untuk  berfikir mengenal Allah dengan Asma’ul Husna dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang indah.

Allah  Yang Maha Menciptakan syariat jilbab untuk para akhwat.

Bila kita telah mengenal-Nya dalam ayat-ayat  Al-Qur’an, maka kita akan bersyukur dengan rahmat Ar-Rahman Ar-Rahiim yang telah mewajibkan syariat jilbab untuk kebaikan kita.
Indahnya berhijab dengan ilmu tauhid.

Barokallohufikuna.

4 Januari 2020/8 Jumadil Awal 1441 H

Penulis : Susi Abisusanti.

Sumber buku : Ensiklopedi Asma’ul Husna, karya Dr. Syaikh Abdurrazaq bin Abdulmuhsin Al-Badr

ARTIKEL TERKAIT

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

PALING POPULER