Rabu, Februari 8, 2023
spot_img
BerandaPenjelasan Asmaul HusnaAR-RAHMAN ( DZAT YANG PENGASIH)

AR-RAHMAN ( DZAT YANG PENGASIH)

AR-RAHMAN ( DZAT YANG PENGASIH)

(Disebutkan dalam al-Qur’an: 57 kali)

ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِیمِ

“Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Fatihah: 1)

Ar-Rahman mengandung makna rahmat yang sempurna, yang diisyaratkan oleh Nabi dalam hadits tentang wanita tawanan yang menemukan anaknya lalu ia memeluk dan menyusuinya, beliau bersabda:

لله أرحم لعباده من هذه بولدها

“Allah lebih menyayangi hamba-hamba-Nya dibanding wanita ini terhadap anaknya.” (HR. Al-Bukhari: 5999 dan Muslim: 7154)

“Ar-Rahman” juga mengandung makna rahmat yang sangat luas yang dimaksud dengan firman Allah:

وَرَحۡمَتِی وَسِعَتۡ كُلَّ شَیۡءࣲۚ

Dan kasih sayang-Ku meliputi segala sesuatu.” (QS. Al-A’raf:156)

Sebagian ulama membagi rahmat Allah menjadí dua, yaitu

1.Rahmat yang khusus bagi kaum mukminin, berupa ilmu yang bermanfaat, iman,  ketaqwaan, surga dan hal yang bersifat agama.

2.Rahmat Allah yang bersifat umum, , mencakup orang-orang baik dan orang-orang jahat. Diantara rahmat umum Dia mengutus Rasul-Rasul, menurunkan sejumlah kitab Samawi, ayat-ayat kauniyah (alam) serta keteraturannya yang sangat detail, maka seluruh nikmat adalah buah dari rahmat dan kasih sayang-Nya yang meli-puti seluruh ciptaan dalam hal rizki dan segala sarana kehidupan dan kebutuhan mereka.

Ar-Rahman selalu digandengkan dengan Ar-Rahim, karena Ar-Rahman adalah sifat bagi Dzat-Nya (sifat dzatiyah), dan Ar-Rahim adalah sifat perbuatan yang terkait dengan semua yang dirahmati (sifat fi’liyah).

Maka yang pertama adalah sifat dan yang kedua adalah perbuatan. Yang pertama berarti rahmat dan kasih sayang adalah sifat bagi-Nya, dan yang kedua berarti Día menyayangi ciptaan-Nya dengan rahmat-Nya.

Maka penggandengan keduanya adalah sebuah pesan tentang rahmat dan kasih sayang yang datang segera atau ditunda, yang bersifat khusus atau umum.

Seorang mukmin harus berusaha untuk memperoleh rahmat khusus yang dapat di upayakan dengan melaksanakan sejumlah amal dan ketaatan, secara khusus beberapa hal berikut:

1. Takwa, iman dan menunaikan zakat:

( وَرَحۡمَتِی وَسِعَتۡ كُلَّ شَیۡءࣲۚ فَسَأَكۡتُبُهَا لِلَّذِینَ یَتَّقُونَ وَیُؤۡتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱلَّذِینَ هُم بِـَٔایَـٰتِنَا یُؤۡمِنُونَ)

 Dan kasih sayang-Ku mencakup segala sesuatu, dan Aku menetapkannya bagi orang yang bertakwa, menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami. (QS. Al-Araf 156)

2. Ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya

Sebagaimana firman Allah Ta’ala :

وَأَطِیعُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ

“Dan taatilah Allah dan Rasul agar kalian dirahmati.” (QS. Ali ‘Imran: 132)

3.Berbuat baik kepada makhluk Allah Ta’ala.

Maka bagi orang-orang yang baik akan memper-oleh bagian dari rahmat-Nya dan memperoleh kebaikan yang berlimpah dari-Nya, Sebagaimana firman Allah Ta’ala :

إِنَّ رَحۡمَتَ ٱللَّهِ قَرِیبࣱ مِّنَ ٱلۡمُحۡسِنِینَ

“Sesungguhnya kasih sayang Allah itu dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.”(QS.Al-A’raf:56)

4.Istighfar pun dapat mengundang rahmat dari ar-Rahman:

لَوۡلَا تَسۡتَغۡفِرُونَ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ

Mengapa kalian tidak meminta ampun kepada Allah agar kalian dirahmati.” (QS. An- Naml: 46)

5.Dzikir kepada Allah termasuk sesuatu yang dicintai oleh ar-Rahman:

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ، ثَقِيلَتَانِ فِى الْمِيزَانِ ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيم

Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu “Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim” (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung). (HR. Bukhari no. 6682 dan Muslim no. 2694)

oleh sebab itu disunnahkan berdo’a dengan menyebutkan nama tersebut. Allah Ta’ala berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shalih,

kelak Yang Maha Penyayang (ar-Rahman) akan menanamkan kasih sayang di dalam hati mereka.” (QS. Maryam: 96)

Penulis : Haidar Andika

ARTIKEL TERKAIT

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

PALING POPULER