الله الكبير
ALLAH YANG MAHA BESAR
باسم الله
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله…. أما بعد

Saudaraku…. Kita tahu iblis diusir dari surga, turun ke tempat rendah dan hina di neraka. Apa sih sebabnya?


Ya…. Pasti anda tahu sebabnya adalah
“sombong”.
Allah berfirman tentang nya:

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ

“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan sombong dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.”

Saudaraku…. Pernahkah anda bertanya? Mengapa iblis yg ahli ibadah itu hingga Allah izinkan menempati alam malaikat ko bisa sombong??
Apakah karena merasa dirinya lebih hebat???


Lebih senior???
Lebih banyak beramal???
Lebih terkenal???
Lebih kaya???
Lebih berkuasa???


Yah itu semua benar.. tapi sebab utama iblis sombong adalah TIDAK MENGENAL ALLAH!!!
Ia tidak mengenal bahwa zat yang “KABIR” dari segala sesuatu hanya Allah Al-Kabir, krn itu sifat sombong dan agung hanya milik Allah.

Saudaraku… mari kita mengenal salah satu Nama Allah Yang Maha Indah yaitu Allah Al-Kabir…
Nama ini Allah sebutkan:


ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ ” [الحج:62]

(Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadits Qudsi, Allah berfirman:

الْكِبْرِيَاءُ رِدَائِي، وَالْعَظَمَةُ إِزَارِي ، فَمَنْ نَازَعَنِي وَاحِدًا مِنْهُمَا، قَذَفْتُهُ فِي النَّارِ.

“Kesombongan adalah pakaian-Ku dan keagungan adalah sarung-Ku, siapa saja yang mengambil salah satunya dari Ku, Aku lemparkan ia ke neraka.” (HR. Abu Daud dari sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu).

Saudaraku… apa makna nama Allah Al-Kabir Yang Maha Besar?..

Imam Ibnu Qayyim berkata: “Allah subhanahu Maha Besar secara Zat, Kekuasaan, Kemuliaan dan Keagungan. Maha Besar dari segala sesuatu, baik zat-Nya, sifat-Nya, perbuatan-Nya. Sebagaimana Allah Maha Di Atas, Maha Tinggi, Maha Agung dan Maha Mulia dari segala sesuatu baik zat-Nya, sifat-Nya dan perbuatan-Nya.
(lihat : kitab showaiq mursalah jilid:4, hal:1379).

Imam Khattabi berkata: ” Dialah Allah Yang Maha Besar dari segala sesuatu, tidak ada yang serupa dengan-Nya, Yang Maha Besar dan Maha Agung. Maka selain Allah adalah makhluk yang kecil dan rendah.
(lihat: kitab sya’nu do’a hal:66).

Saudaraku… Bila anda telah mengenal keagungan dan kebesaran Allah Al-Kabir Yang Maha Besar, maka anda harus beribadah kepada-Nya saja. Agungkan dan muliakan Allah seagung agungnya.

Saudaraku… Sembahlah Allah Al-Kabir dgn merendahkan diri kita serendah-rendahnya dihadapan Allah agar ikhlas dalam ibadah, dan tawadhu’lah dengan sesama.


Janganlah sombong, jangan takabur, jangan ujub.

Dan ketauhilah Sombong itu ada pada dua hal:

1 sombong dihati. Yaitu anda menolak kebenaran dari Allah dan rasul-Nya.
2 sombong secara zahir yaitu merasa bangga karena kelebihannya. Bangga lebih banyak hartanya, banyak ilmunya, banyak amalnya, lebih tinggi jabatan dan kekuasaan nya, lebih tampan dan cantik parasnya. Hingga merendahkan dan menghina orang lain.

Saudaraku…. Perhatikanlah tingkatan hukuman bagi orang yg sombong, yaitu;

Pertama, Allah akan rendahkan ia serendahnya, terhina dan terlaknat. Allah berfirman tentang iblis yg sombong:

قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ * وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِي إِلَى يَوْمِ الدِّينِ ﴾ [ص: 75 – 78].

Artinya: “Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan”.

Kedua, jika ia terlaknat maka ia tidak akan diberi hidayah. Allah berfirman:

سَأَصْرِفُ عَنْ آيَاتِيَ الَّذِينَ يَتَكَبَّرُونَ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَإِنْ يَرَوْا كُلَّ آيَةٍ لَا يُؤْمِنُوا بِهَا وَإِنْ يَرَوْا سَبِيلَ الرُّشْدِ لَا يَتَّخِذُوهُ سَبِيلًا وَإِنْ يَرَوْا سَبِيلَ الْغَيِّ يَتَّخِذُوهُ سَبِيلًا…[الأعراف: 146].

Artinya: “Aku akan palingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. Mereka jika melihat tiap-tiap ayat(Ku), mereka tidak beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus memenempuhnya.”

Ketiga, jika terhalang mendapat hidayah maka hatinya akan mati, ditutup dan terkunci dari kebenaran. Allah berfirman:

كَذَلِكَ يَطْبَعُ اللَّهُ عَلَى كُلِّ قَلْبِ مُتَكَبِّرٍ جَبَّارٍ ﴾ [غافر: 35].

“Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.

Keempat, jika hatinya mati maka tempat kembalinya adalah tempat yg hina neraka jahanam. Allah berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ ﴾ [غافر: 60]


Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.

Rasulullah ﷺ pernah mengabarkan sifat penghuni neraka:

ألا أخبركم بأهل النار، كل عتل جواظ مستكبر (رواه البخاري ومسلم)

Artinya: “maukah aku kabarkan kpd kalian sifat penghuni neraka!? mereka adalah orang yang kaku, kasar lagi sombong. (HR. Bukhari Muslim).

Saudaraku… Kenalilah Allah ” الكبير “, cintailah Nama-Nya “الكبير”, penuhi seruan panggilan takbirnya.


Perbanyaklah bertakbir, takbir dengan hati, takbir dengan lisan, dan takbir dgn amal soleh. Besarkan gaung Asma-Nya, sifat-Nya dan perbuatan-Nya, serta besarkan dan agungkan syari’at-Nya sebesar-besarnya dan seagung-agungnya.

Allah berfirman:

وَقُلِ الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَداً وَلَم يَكُن لَّهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُن لَّهُ وَلِيٌّ مِّنَ الذُّلَّ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيراً. [سورة الإسراء/ 111]

Artinya: Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.

وصلى الله وسلم على نبينا محمد
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك
السلام عليكم ورحمة الله و بركاته


Cianjur, 20 rabiul Akhir 1441 / 17 desember 2019.
Akhukum Fillah Faisal Mista.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here